Walhi News
Mail Instagram Pinterest RSS
About Walhi

Pipa Rusak, PDAM Tekor Rp 39 juta, Dampak Truk Batubara Masuk Kota

BENGKULU – Masuk truk batubara dalam kota, tidak hanya membuat warga dan pemerintah dirugikan akibat jalan rusak. Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang merupakan BUMD di bawah Pemkot mengklaim total kerugian RP 39.928.220.
Kerugian ini menurut Kabid Perencanaan PDAM Samsu Bahari, ST akibat pipa distribusi ledeng pecah dan operasional perbaikannya. Akibat jalan yang dilindas truk batu bara amblas.

Rekapitulasi kerusakan pipa di jalur lintas truk batu bara, meliputi Jalan Simpang Kampung Bali, Kebun Tebeng depan rumah pak Basri, Simpang Skip, Simpang DPR, Jalan Danau, Tanjung Jaya serta Tanjung Agung Semarang. Adapun rincian kerugian karena biaya perbaikan, Simpang Bali Rp 1.200.000, Kebun Tebeng Rp 3.523.750, Simpang Skip Rp 2.837.160 dan Simpang DPRD 6.450.000. Sedangkan Jalan Danau Rp 850.000, Jalan Tanjung Jaya Rp 10.410.000 dan Jalan Tanjung Agung-Semarang Rp 6.625.000.

“Seperti di Simpang Skip, depan TIKI, itu biaya mencapai Rp 945. 720 satu kali perbaikan. Lokasi tersebut sudah mengalami tiga kali perbaikan selama truk batu bara melintas disana. Sehingga biaya perbaikan seluruhnya Rp 2.837.160. Total keseluruhan mencapai puluhan juta. Belum lagi ditambah biaya perbaikan yang akan dilakukan di depan kantor Dinas Pekerjaan Provinsi nanti. Kerugian bakal bertambah lagi,” jelas Samsu.

Jika Pemkot tak cepat ambil keputusan dan truk batu bara dengan tonase berlebih tersebut tetap lewat, alamat kerugian PDAM akan bertambah. Bahkan PDAM bakal kewalahan, karena stok pipa ukuran 50, 80, 100 dan 150 mili meter tidak ada lagi. Perbaikan yang dilakukan tergantung ada atau tidak stok pipa-pipa tersebut di supplier. Kalau barang yang diperlukan tidak ada, harus menunggu pesanan dari luar Bengkulu.

“Sekarangpun, untuk perbaikan yang tergolong ringan, PDAM memberdayakan karyawan untuk melakukan penggalian agar menghemat biaya. Sedangkan untuk pembelian asesoris dan pipa tetap harus ngutang dengan supplier.

Untuk harga pipa ukuran 50 mili meter mencapai Rp 33.000/meter, 80 mili meter Rp 67.500/meter, 100 mili meter Rp 101.250/meter dan ukuran 150 mili meter Rp 213.132/meter. Sedangkan untuk pipa ukuran 200 mili meter Rp 333.240/meter, ukuran 250 mili meter Rp 519.000/meter, lalu ukuran 300 mili meter Rp 836.172/meter dan untuk ukuran pipa besar atau induk mencapai Rp 3.502.080/meter,” tambah Samsu.

Terpisah, Dirut PDAM Bengkulu M. Taufik, ST, MT meminta pemerintah tidak hanya memperhatikan dampak terhadap tingkat kecelakaan, kerusakan jalan atau polusi udara. Tetapi juga memperhatikan dampak terhadap pipa penyaluran distribusi air PDAM akibat truk-truk batu bara tersebut.

“Kalau tetap dilewati truk-truk besar dan berat, pipa-pipa PDAM yang ada dibawah jalan pelintasan pasti bocor bahkan pecah. Hal tersebut tentunya akan menghambat penyaluran distribusi air PDAm didaerah sekitar aliran pipa yang rusak,” demikian Taufik.(cw2)
Sumber:www.harianrakyatbengkulu.com

0 komentar:

Posting Komentar