Walhi News
Mail Instagram Pinterest RSS
About Walhi

Warga Portal Jalan Tambang PT. Irsa

ARGA MAKMUR RU-Warga Desa Air Lalangi yang sawahnya rusak akibat aktifitas perusahaan tambang batu bara PT. Irsa geram. Pasalnya, tindak lanjut proses ganti rugi yang dijanjikan pihak perusahaan tak kunjung terrealisasi. Sarin, ketua kelompok Desa Air Lalangi mengukapkan, pada pertemuan hari sabtu 5 September yang lalu, pihak perusahaan minta waktu kepada warga sebab mereka akan mengajukan kepada atasan mereka perusahaan mengenai permintaan warga; waktu itu diberikan Deadline-nya hari kamis,; ujar Sarin.
Namun hingga hari ditentukan, pihak perusahaan malah tidak datang. Padahal, masyarakat sejak pagi hari sudah mengumpul dirumahnya. Karena yang di tunggu tidak kunjung tiba warga akhirnya mencoba mendatangi pihak perusahaan. Betapa kecewanya mereka, saat tiba dilokasi ternyata anggota berada holing tambang semuanya” kabur”.
Alhasil, massa yang marah mengambil tindakan tegas yakni memortal jalan tempat keluarnya produksi batu bara. Hal ini dilakukan warga sejak pukul 16.00WIB kemarin. Selain mortal jalan, warga juga memasang bertuliskan”masyarakat tetap akan menutup jalan, sebelum adanya penyelesai pihak perusahaan,”. “upaya ini semata-mata ditunjukkan kepada pihak perusahaan agar segera membayar ganti rugi yang dialami para petani,” ajurnya.
Hal ini menurut Sarin dilakukan sangat merugikan. Sejak sawah mereka terendam, penghasilan petani sangat menurun. Jika tidak perusak perusahaan, sawah yang tidak digarap mungkin tidak separah sekarang. ”Pemerintah yang sudah duduk diatas jangan sekedar melihat dari jauh saja. Lihatlah kenyataan apa yang sebenarnya yang tengah derjadi dengan rakyat. Penegak hukum, kiranya dapat memberikan penegakan yang sesungguhnya,” sindirnya. (tor)

0 komentar:

Posting Komentar