Walhi News
Mail Instagram Pinterest RSS
About Walhi

KERUSAKAN PESISIR PANTAI BENGKULU

KERUSAKAN PESISIR PANTAI BARAT BENGKULU MENGAKIBATKAN SUMATERA MENYEMPIT

Sabtu, 10 septembaer 2011, 10:30 wib

Propinsi Bengkulu dengan panjang pantai 525 Km berlokasi di pantai barat Sumatera menghadap Laut Hindia, namun dari ekosistem pesisir laut bangkulu sudah sangat memperhatinkan ini terlihat dari banyaknya abrasi yang terjadi sehingga penyempitan kawasan, dalam bahasa ilmu alam, abrasi diartikan sebagai pengikisan bibir pantai oleh air laut. Laut menggerogoti kawasan pantai, lalu menelannya dan lenyaplah bibir pantai atau bahkan pulau. Lama kelamaan, suatu kawasan yang dulunya tampak asri berubah menjadi lautan.

Adapun intrusi diartikan sebagai perembesan air laut ke daratan, bahkan sungai sungai. Suatu kawasan yang awalnya air tanahnya tawar kemudian berubah menjadi lagang dan asin seperti air laut. Intrusi dapat berakibat rusaknya air tanah yang tawar dan berganti menjadi asin. Penyebabnya, antara lain penebangan pohon bakau, konversi hutan pantai menjadi perkebuanan dan kerusakan hutan pantai di karenakan alam itu sendiri.

kerusakan pesisir pantai bengkulu sudah mengalami di ambang batas yang tidak bisa kita pandang sebelah mata. Lama kelamaan dari aktifitas ini dapat penyempitan kawasan yang dapat merugikan kita sediri, Propinsi bengkulu memeliki lima kabupaten dan satu kota yang memiliki kawasan pesisir pantai yang memiliki kawasan CA dan TWA.

Kerusakan hutan pantai, kerusakan terjadi dalam betuk abrasi yang memangkas daratan sampai 1 Km pertahun, abrasi terparah terjadi di kabupaten mukomuko mulai dari CA air rami sampai CA muko-muko 1 dan CA Mukomuko 2 daerah air punggur ,di kabupaten Mukomuko di perkirakan kawasan CA Mukomuko sudah tak ada lagi ini bearti penyempitan kawasan pesisir muko-muko.

Dari gamabar di bawah ini adalah salah contoh terjadinya abrasi yang sangat luas di kabupaten Bengkulu utara daerah yang terjadi banyaknya cadas yang roboh,bahkan sampai merusak jalan lintas barat sumatera, daerah lais merupakan kawasan yang paling banyak mengalami abrasi di pesisir kabupaten utara, ini di akibatkan oleh pembukaan hutan yang telah di konversi menjadi kebun dan galian C yang tidak berizin.serta penumpukan batu bara, akibat dari kegiatan ini kekuatan air tawar untuk menahan tekanan air laut berkurang karena tidak terdapatnya kesedian air dala jumlah besar. Dan dapat kita simpulkan bahwa kawasan pesisir pantai kabupaten bengkulu tengah menjadi menyempit.

kota bengkulu memiliki Luas areal TWA Pantai Panjang - Pulau Baai mulai dari muara Sungai Jenggalu sampai ke Bangkahan Ujung, 967 HA dan saat ini kondisinya rusak parah akibat perambah liar dan tumpang tindih dengan kebijakan pembangunan kota, apabila tidak ada kepedulian yang serius kawasan TWA yang ada di kota bengkulu akan hilang, dan proses abrasi semakin cepat.

kabupaten seluma,tambang pasir besi di desa penago rawa indah adalah salah satu kawasan CA yang telah di konversi menjadi pertambangan, akibat dari pertambangan mengakibatkan abrasi yang sangat luas, pantai ngalam dan pasar seluma adalah selajutnya kawasan yang mengalami abrasi di akibatkan oleh pertambangan, dan eksploitasi pertamabangan yang memiliki izin memasuki kawasan CA yang seharusnya kawasan tidak dapat di kelolah apapun alasanya.

Kabupaten bengkulu selatan ,di daerah pino raya,pantai Bengkenang adalah salah satu wilayah yang mengalami abrasi yang paling parah, rata-rata setiap 1,5 m per tahun nya pengikisan terjadi tidak menutup kemungkin kawasan hutan pantai yang melindungi pemukiman masyarakat yang ada di kabupaten bengkulu selatan khususnya kawasan yang rawan abrasi akan habis dengan sendirinya tampa ada tindakan pencegahnya.

Kabupaten Kaur,di daerah Padang guci,pantai kinal,pantai Linau,pantai wayhawang,pantai nasal dan pantai merpas Merpas adalah bukti pengikisan/abrasi yang cukup parah di kabupaten kaur.

Laju kerusakan hutan pantai pesisir barat sumatra tak terkendali ,oleh abrasi yang mengila-gila,ini di akibatkan ,intrusi air laut sangat tinggi,di karnakan tidak seimbangnya keberaadaan air tawar yang tersedia,daerah aliran sungai telah rusak parah,rawa2 yang selama ini menyimpan air kinin telah kering oleh ke beradaan perkebunan sawit di sepanjang pantai barat bengkulu,tidak terlepas juga aktivitas masyarakat,yang merambahnya,kini ada aktivitas baru yang di lakukan oleh masyarakat di sepanjang pantai barat bengkulu,mulai dari pantai air seblat hingga ke mukomuko ,Kehadiran penambang emas secara tradisional di pinggiran pantai, dapat di tarik kesimpulan bahwa pulau sematera sekarang mengalami penyempitan karena setiap tahunya kawasan pesisir pengalami abarasi 1,5 m pertahun dan tidak menutup kemungkinan suatu saat nanti pulau sumatera tidak lebih sedikit dari pulau bali.//(abenk26)

0 komentar:

Posting Komentar