Walhi News
Mail Instagram Pinterest RSS
About Walhi

Dinas Perkebunan Rekomendasikan Tujuh Perusahaan Dicabut Izin

Dinas Perkebunan Rekomendasikan Tujuh Perusahaan Dicabut Izin

8 - 10- 2011 /10-25

Bengkulu- Sepanjang 2010 dinas pekebunan Provinsi Bengkulu memberikan rekomendasi kepada gubernur dan badan pertanahan nasional (BPN) untuk mencabut tujuh hak guna usaha (HGU) perusahaan di daerah itu.


"2010 ada tujuh perusahaan yang kita cabut karena melanggar aturan diantaranya peta tidak sesuai dengan kondisi lapangan, masuk kawasan lindung, dan perusahaan yang tidak beroperasi padahal HGU telah dikeluarkan," jelas Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Bengkulu Riky Gunawan,Jumat.


Beberapa perusahaan tersebut terletak di Kabupaten Seluma dan Bengkulu Utara, dari ketujuh perusahaan tersebut dua diantaranya telah mengurus izin kembali untu beroperasi dibidang perkebunan kelapa sawit.


Ia menambahkan pihaknya akan terus mengawasi dan mengontrol beberapa perusahaan yang "nakal" di daerah itu.


Pelanggaran yang paling sering dilakukan oleh perusahaan perkebunan di bengkulu meliputi penggunaan luasan HGU melebihi dari yang tertera dizin dan analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL).


Selain itu guna menekan tingginya angka pelanggaran yang dilakukan oleh perusahaan perkebunan pihaknya tetap memberikan pengawasan dan pembinaan serta meningkatkan komunikasi dan koordinasi secara berkala.


Menurutnya, potensi perkebunan di Bengkulu sangat menjanjikan meliputi perkebunan kelapa sawit, karet, dan kakao yang mampu menggenjot perekonomian Bengkulu serta menyerap tenaga kerja.


Selain menggalakkan program perkebunan swasta dan nasional, pemerintah juga terus memberikan rangsangan kepada petani lokal untuk meningkatkan produktifitas perkebunan dengan cara memberdayakan lahan tidur dan memberikan insentif berupa bibit, pupuk, dan pembinaan secara gratis dan berkala.


Program tersebut meliputi pemberian bibit gratis kakao, karet dan kelapa sawit serta merealisasikan program nasioanal penanaman 700 hektar perkebunan kakao untuk rakyat.


Tidak hanya itu, Disbun juga memberikan bantuan 60 ekor sapi bagi petani kelapa sawit dengan program peternakan terintegrasi dengan perkebunan kelapa sawit untuk memacu produksi daging daerah dan menggenjot pendapatn petani. (kabarbengkulu.com)

0 komentar:

Posting Komentar