Walhi News
Mail Instagram Pinterest RSS
About Walhi

Jalan Rusak, PAD Batubara Rp 500 Juta

Jumlah PAD ini sangat tidak imbang dengan kerusakan yang muncul. Wajar pula kalau pemerintah pusat tidak bersedia lagi mengucurkan dana perbaikan jalan, sepanjang truk batubara ini tak ditertibkan.

Terkait ini Komisi III DPRD Provinsi bakal memanggil SKPD terkait, yakni Dinas PU dan Dishub Kominfo untuk mencari solusi. Anggota Komisi III DPRD Provinsi, Sisman Sidi mendesak ekskutif segera menyelesaikan persoalan kerusakan jalan akibat truk batubara tersebut.

“Pisang goreng satu biji saja Rp 500 sekarang. Masa batubara per ton hanya Rp 500, kan tidak sebanding. Harus ditambah kontribusi mereka pada daerah, karena ini demi kepentingan masyarakat juga,” sindir Sisman.

Terkait rencana swakelola jalan yang bakal dilakukan pemerintah provinsi, Sisman mengatakan ia belum mengetahui item-item mana saja yang bakal diswakelolakan serta aturan yang berlaku terkait rencana swakelola. Maka itu ia juga akan memanggil pihak eksekutif untuk mengetahui sejauh mana rencana swakelola jalan ini.

Wakil Gubernur H. M. Syamlan,Lc mengakui kalau anggaran APBD Provinsi tahun anggaran 2009 untuk pemeliharaan jalan provinsi sangat kecil, hanya Rp 2,7 M. Jumlah tersebut dinilai sangat kurang mengingat kerusakan jalan provinsi cukup banyak.

“Ya saya minta maaf alokasi dana dari APBD Provinsi memang kecil sekali. YA apa boleh buat, cukup dengan Rp 2,7 M itu dulu. Apakah bakal ada dana dari APBD Perubahan saya tidak berani janjikan, karena masih ada program lain yang kelihatannya lebih mendesak,” kata Wagub.

Bengkulu sendiri mendapat alokasi dana Rp 44,6 M. Dari total dana tersebut sebesar Rp 22 M dialokasikan untuk pemeliharaan rutin jalan, Rp 1 M untuk jembatan dan sisanya sekitar Rp 21,6 M untuk pengerjaan pekerjaan-pekerjaan pemeliharaan berkala tahun ini diantaranya pemeliharan berkala Sp.

Bandara Fatmawati-Tp.Paderi Rp 3 M sepanjang 1,5 KM, pemeliharan berkala Nakau – Kepahiang Rp 2,58 M sepanjang 1,5 KM, pemeliharan Berkala Sungai Hitam – Pasar Bengkulu Rp 1,2 M sepanjang 0,5 KM, pemeliharan berkala Lais-Bintuhan Rp 2,5 M, pemeliharan berkala Sp. Rukis – Tanjung Kemuning Rp 2 M sepanjang 1,5 KM dan pemeliharaan berkala Bintunan – Ketahun Rp 7 M.

0 komentar:

Posting Komentar