Walhi News
Mail Instagram Pinterest RSS
About Walhi

Warga LIma Desa Siap Duduki Pemda Kaur

Minggu, 10 Januari 2010 23:33:33
MAJE – Lima warga desa di Kecamatan Maje yang wilayahnya masuk dalam penambangan pasir besi terus bergejolak. Karena tuntutan warga agar Pemda Kaur mencabut izin PT SBA-- selaku perusahaan penambangan pasir besi, tampaknya tak bakal terwujud. Sebab, dari hasil evaluasi sementara tim teknis, menyebutkan dalam operasinya PT SBA dinilai masih berjalan normal, tidak ditemukan melanggar aturan.
Menyikapi hasil temuan tim bentukan Pemda Kaur ini, warga lima desa seakan tidak percaya. Bahkan diungkapkan tokoh masyarakat Desa Sukamenanti, Rafi’i hasil dari temuan tim evaluasi itu tidak diterima warga. Makanya masyarakat lima desa yakni Desa Sukamenanti, Way Hawang, Tanjung Agung, Tanjung Baru dan Tanjung Beringin, dalam pekan ini juga siap gelar aksi demo besar-besaran.

‘’Kami akan gelar demo ke kantor Bupati dan PT SBA. Kalai ini bukan ancaman tapi serius. Karena persiapan aksi sudah disiapkan. Mulai dari tenda, tikar dan kuali telah disiapkan. Alat-alat tersebut akan digunakan untuk keperluan tidur, makan dan masak. Karena warga yang akan ikut demo jumlahnya ribuan. Jadi peserta demo akan menginap sebelum Pemda mencabut izin PT SBA. Ini sudah harga mati,’’ tegas Rafi’i.

Ditegaskannya, seharusnya Pemda Kaur dalam menentukan hasil evaluasi sementara, harus melibatkan semua elemen sesuai dengan kesepakatan awal. Tetapi kesepakatan itu dinilai dilanggar.

Sementara itu Kadis Kehutanan Perkebunan Pertambangan dan ESDM Kaur Ir. Lelkamsi Sitorus, M.Si, menjelaskan tim teknis bentukan Pemda Kaur ini baru mengumpulkan beberapa hasil evaluasi. Dari hasil sementara tim, kondisi pasca hadirnya PT SBA dinilai masih normal.

Tapi untuk evalusi soal kebisingan memang belum diketahui. ’’Masalah kebisingin yang dirasakan warga, dalam waktu dekat tim akan melakukan peninjauan lapangan yang melibatkan AMDAL, WALHI dan tim tujuh,’’ demikian Lekamsi.(che)

0 komentar:

Posting Komentar